Cita cita kaya ini sering disalah artikan menjadi gaya hidup mewah, beli tas bermerek (Jansport masih diitung bermerek ga?) mubil keren atau rumah berjenjeng. Bisa sih, namanya juga kaya, apa aja bisa dibeli. Tuh B*krie kaya, anggota DPR juga (mungkin kaya). Mahatma Gandhi ga kaya. Jadi kalo mau lempeng jaya dan bersifat rendah hati kita ga boleh kaya?
Ih siapa yang bilang…
Entah kenapa sepengetahuan pendengaran gw jarang yang memention Rasulullah itu kaya. Beh, jangan salah, beliau itu pedagang sakses, sebelum nikah aja maharnya ke Khadijah 40 onta (coba ya, domba kurban aja 1.5 juta, sapi kurban aja 7 juta, coba ditambah punuk dan bulu lentik ala onta, jadi berapa tah). Atau Abu Bakar, Utsman Bin Affan, Kakeknya Mohammad Hatta.
Jadi kata gw mah ya, jadi lah orang kaya
jadilah orang yang berguna dengan kekayaan
pan sebaik baiknya manusia itu manusia yang berguna buat orang lain. iya kan?
sholeh ya, sehat ya, trus kaya ya kita deeek. amiiiiin
*elus elus perut
setuju, kaya ga dosa, pelit iya :p
itu kenapa ada meletnya